Na Kreatif dan Inovatif: Gekrafs Harus Menjaga Kreativitas, Inovasi, Sambil Tetap Peduli Sesama

Di saat bulan suci Ramadhan tiba, Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Aceh, sebuah organisasi yang dipimpin oleh generasi muda, diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini sebagai peluang untuk mempertajam kreativitas dan inovasi mereka, sekaligus menumbuhkembangkan nilai-nilai kepedulian sosial.
Gekrafs Aceh dan Kepedulian Sosial
Menurut Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Muzakir, yang baru saja menghadiri acara buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Gekrafs Aceh, Ramadhan merupakan waktu yang tepat bagi Gekrafs untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Di sisi lain, nilai-nilai kepedulian dan kesetiakawanan sosial harus selalu ditanamkan dan dipupuk.
Marlina, yang akrab disapa Kak Na, juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap Gekrafs Aceh yang sangat aktif dalam penanganan bencana dan respons darurat terhadap bencana hidrometeorologi di Aceh. Menurutnya, kepedulian Gekrafs terlihat jelas dari kegiatan santunan dan penyerahan bingkisan kepada puluhan anak yatim. Dekranasda Aceh sangat mengapresiasi hal ini.
Gekrafs Aceh dan Ekonomi Kreatif
Di kesempatan yang sama, Kak Na juga menyerukan Gekrafs untuk tetap berkoordinasi dengan kementerian, dinas dan lembaga terkait lainnya untuk mendorong perkembangan sektor ekonomi kreatif di Aceh. Kerja sama dengan Dekranasda Aceh juga ditekankan.
Dengan bergabungnya anggota-anggota muda Gekrafs dalam upaya pengembangan sektor ekonomi kreatif Aceh, Kak Na optimis bahwa sektor ini dapat berkontribusi dalam penciptaan lapangan pekerjaan, pengurangan angka pengangguran dan pembentukan pusat-pusat ekonomi kreatif. Hal ini tentunya akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh.
Komitmen Gekrafs Aceh
Menanggapi seruan tersebut, Ketua Gekrafs Aceh, Sunil Iqbal, menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam memajukan sektor ekonomi kreatif. Sunil menyatakan kesiapannya untuk dilibatkan dalam setiap agenda pemerintah dan Dekranasda Aceh yang berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif, demi kemajuan ekonomi Aceh.
Sunil juga mengucapkan apresiasi kepada semua pengurus dan pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut. Menurutnya, kegiatan ini adalah buka puasa bersama perdana yang diselenggarakan oleh Gekrafs Aceh dan merupakan kesempatan yang baik untuk berbagi dengan anak-anak yatim.