Sinergi Wali Kota Rico Waas dan Kemenkeu Sumut Dorong Ekspor UMKM untuk Perkuat Ekonomi Medan

Medan, sebagai Ibu Kota Sumatera Utara, kini berada di persimpangan penting dalam perjalanan ekonominya. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dengan semangat yang tinggi menyatakan komitmennya untuk mengubah Medan dari sekadar pasar yang mengandalkan produk luar, menjadi produsen yang kuat dan mampu bersaing di pasar ekspor. Visi ini bukan hanya impian, tetapi menjadi fokus utama dalam upayanya memajukan perekonomian daerah yang berkelanjutan.
Kolaborasi Strategis untuk Meningkatkan Ekspor UMKM
Dalam sebuah pertemuan di rumah dinasnya dengan jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Perwakilan Sumatera Utara, Rico dan tim membahas berbagai langkah strategis untuk mencapai tujuan besar ini. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026, membuahkan beberapa kesepakatan penting. Salah satu di antaranya adalah peningkatan pengawasan cukai, pengembangan UMKM lokal agar dapat bersaing di pasar global, dan percepatan transformasi Kawasan Belawan sebagai pusat logistik.
Wali Kota menekankan bahwa posisi geografis Medan sangat menguntungkan sebagai pusat perekonomian, dan hal ini perlu dimanfaatkan secara maksimal. Sinergi antarinstansi dan ekosistem perdagangan yang sehat menjadi kunci untuk memastikan produk lokal dapat bersinar di kancah internasional.
Peningkatan Kapasitas Ekspor untuk Memperkuat Ekonomi Daerah
“Medan harus mampu memproduksi beragam produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, baik di dalam maupun luar negeri. Kami perlu meningkatkan aktivitas ekspor sebagai salah satu cara untuk memperkuat ekonomi daerah,” ungkap Rico dengan tegas.
Namun, perjalanan menuju pasar global tidak semudah membalikkan telapak tangan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi pelaku usaha lokal adalah masalah kemasan. Rico menggarisbawahi bahwa meskipun produk asli Medan memiliki kualitas yang sangat baik, mereka sering kali kalah bersaing di pasar modern karena kemasan yang kurang menarik, yang diakibatkan oleh tingginya biaya produksi.
Mengatasi Tantangan Kemasan untuk Meningkatkan Daya Saing
“Kualitas produk kita, seperti teri Medan atau sumpia, sudah terbukti juara. Namun, sering kali produk tersebut tidak dapat bersaing di rak-rak modern karena kemasan yang kurang menarik. Ini adalah masalah yang harus kita selesaikan bersama agar produk lokal dapat tampil lebih menarik dan bernilai tinggi di pasar internasional,” jelasnya.
Masalah kemasan bukanlah satu-satunya tantangan yang dihadapi. Selain itu, perhatian juga harus diberikan pada kawasan strategis seperti Kawasan Belawan. Wali Kota menegaskan pentingnya percepatan pengembangan infrastruktur, khususnya akses jalan utama, untuk memastikan kelancaran arus barang dan investasi.
Pembangunan Infrastruktur sebagai Katalis Ekonomi
Bagi Rico, memperbaiki Kawasan Belawan sama artinya dengan membuka peluang investasi baru, memperlancar arus logistik, dan yang paling penting adalah menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat Medan. “Dengan infrastruktur yang baik, kita dapat menarik lebih banyak pelaku usaha untuk berinvestasi di Medan,” tambahnya.
Komitmen Kemenkeu dalam Mendukung Pengembangan UMKM
Menanggapi visi ambisius Wali Kota, Kepala Perwakilan Kemenkeu Sumut, Rudy Rahmaddi, menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh. Kemenkeu tidak hanya akan fokus pada sektor makro dan pengembangan pelabuhan Belawan, tetapi juga siap mengimplementasikan program pemberdayaan bagi UMKM yang telah terbukti berhasil menembus pasar internasional.
Rudy sepakat bahwa masalah kemasan yang disampaikan oleh Wali Kota harus segera diatasi melalui kolaborasi antarprogram, sehingga produk unggulan dari Medan tidak lagi sebatas dikenal di dalam negeri, tetapi mampu bersaing di pasar global.
Peran Pemerintah dan Pelaku UMKM dalam Meningkatkan Ekspor
Salah satu langkah konkrit yang bisa diambil adalah dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM mengenai standar kemasan dan pemasaran yang sesuai dengan pasar internasional. Hal ini bisa dilakukan melalui pelatihan dan workshop yang melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, universitas, dan asosiasi bisnis.
- Peningkatan kemampuan kemasan produk untuk menarik perhatian konsumen.
- Pemberian pelatihan bagi pelaku UMKM tentang strategi pemasaran global.
- Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk mendukung akses ke teknologi pengemasan modern.
- Promosi produk lokal di berbagai pameran internasional.
- Penciptaan jaringan kemitraan antara UMKM lokal dan distributor global.
Melalui langkah-langkah ini, diharapkan produk-produk lokal dari Medan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu merambah pasar ekspor internasional dengan lebih percaya diri.
Peluang dan Tantangan di Pasar Global
Meski banyak tantangan yang harus dihadapi, peluang untuk meningkatkan ekspor UMKM dari Medan sangat besar. Dengan dukungan yang tepat dan kolaborasi yang sinergis antara pemerintah dan pelaku usaha, Medan bisa menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi yang kuat di Indonesia.
Untuk mewujudkan visi ini, diperlukan komitmen dari semua pihak untuk saling mendukung dan berkolaborasi. Dengan kekuatan yang dimiliki, Medan memiliki potensi untuk bersaing di pasar global dan menjadi salah satu daerah penghasil produk unggulan yang diakui.
Inisiatif di Tingkat Lokal untuk Mendukung UMKM
Pemerintah Kota Medan juga dapat melakukan inisiatif lain untuk mendukung UMKM, seperti:
- Memberikan insentif pajak bagi pelaku UMKM yang berhasil menembus pasar internasional.
- Mendirikan pusat informasi dan bantuan bagi UMKM terkait ekspor.
- Memfasilitasi akses ke pembiayaan untuk pengembangan produk dan kemasan.
- Mengadakan program promosi untuk produk lokal di luar negeri.
- Melibatkan komunitas lokal dalam upaya promosi dan branding produk.
Dengan langkah-langkah yang terencana dan kolaboratif, Medan tidak hanya akan meningkatkan potensi ekspor UMKM, tetapi juga memperkuat posisi ekonominya di kancah nasional dan internasional.
Kesuksesan dalam meningkatkan ekspor UMKM tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, visi Wali Kota Medan untuk menjadikan Medan sebagai daerah produsen yang kuat dan berdaya saing tinggi dapat terwujud.
Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha, masa depan perekonomian Medan menjanjikan sebuah kemajuan yang signifikan, yang tidak hanya akan dirasakan oleh masyarakat Medan, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Indonesia.






